Skip to main content

Pendidikan seks anak bag. 1

        Pendidikan seks adalah suatu istilah digunakan untuk menjelaskan pendidikan mengenai anatomi seksual, pembiakan seksual, perhubungan seks, dan aspek-aspek lain kelakuan seksual manusia. Lebih umum untuk pendidikan seks adalah ibu bapa atau wali, atur cara sekolah, dan kempen kesihatan awam.


         Anak-anak dan remaja rentan terhadap informasi yang salah mengenai seks. Jika tidak mendapatkan pendidikan seks yang sepatutnya, mereka akan termakan mitos-mitos tentang seks yang tidak benar. Informasi tentang seks sebaiknya didapatkan langsung dari orang tua yang memiliki perhatian khusus terhadap anak-anak mereka.

        Kapan pendidikan seks bisa mulai diberikan kepada anak? Beberapa orang tua sering menjawab pertanyaan seks dengan jawaban singkat: "Tunggu kamu besar!". Sebenarnya waktu terbaik memberikan pendidikan seks adalah sejak dini! Pendidikan seks dimulai bahkan sejak anak masih balita.


pendidikan seks diberikan berdasarkan tingkatan umur anak, dan pembagiannya sebagai berikut:

Balita (1-5 tahun)

Pada usia ini, Anda bisa mulai menanamkan pendidikan seks. Caranya cukup mudah, yaitu dengan mulai memperkenalkan kepada si kecil organ-organ seks miliknya secara singkat. Tidak perlu memberi penjelasan detail karena rentang waktu atensi anak biasanya pendek.

Usia 3-10 tahun

Pada usia ini, anak biasanya mulai aktif bertanya tentang seks. Misalnya anak akan bertanya dari mana ia berasal. Atau pertanyaan yang umum seperti bagaimana asal-usul bayi. Jawaban-jawaban yang sederhana dan terus terang biasanya efektif.

Usia Menjelang Remaja

Saat anak semakin berkembang, mulai saatnya Anda menerangkan mengenai haid, mimpi basah, dan juga perubahan-perubahan fisik yang terjadi pada seorang remaja. Anda bisa terangkan bahwa si gadis kecil akan mengalami perubahan bentuk payudara, atau terangkan akan adanya tumbuh bulu-bulu di sekitar alat kelaminnya.

Usia Remaja

Pada saat ini, seorang remaja akan mengalami banyak perubahan secara seksual. Anda perlu lebih intensif menanamkan nilai moral yang baik kepadanya. Berikan penjelasan mengenai kerugian seks bebas seperti penyakit yang ditularkan dan akibat-akibat secara emosi.



Comments

Popular posts from this blog

Mengapa keperawanan itu penting sebelum menikah

Pentingnya keperawanan kerap menjadi perbincangan yang menarik di masyarakat. Terlebih kita berada dimana budaya kita lebih cenderung budaya timur,tidak sedikit yang setuju menyatakan menjaga keperawanan bagian dari tindakan moral dan kepatuhan terhadap ajaran agama.  Apa itu keperawanan?  Keperawanan mempunyai arti sesuatu hal yang berbeda untuk orang yang berbeda. Sederhananya, perawan adalah seseorang yang tidak pernah melakukan hubungan seksual sebelumnya. Tetapi orang mendefinisikan seks secara berbeda. Mengapa harus menjaga keperawanan?  1. Dalam masyarakat kita, keperawanan identik dengan kesucian. Ketika kamu berhasil menjaga keperawanan hingga menikah, itu berarti kamu juga berhasil menjaga dirimu. Secara tidak langsung tindakanmu itu juga menjaga kehormatan keluargamu. 2. Banyak kasus wanita hamil di luar nikah setelah mereka melepas keperawanannya. Keadaan ini pun akhirnya membuat wanita tersebut merasa bersalah dan depresi. Terlebih jika kekasihny...

BENTUK CIUMAN YANG MENGGAIRAHKAN....

         Dalam hubungan Seks diperlukan sebuah pemanasan atau yang sering disebut foreplay,  dan di dalam foreplay salah satunya terdapat ciuman, berikut ini kita akan bahas ciuman yang dapat lebih meningkatkan gairah seksual ; 1. Ciuman Langsung      Ciuman yang dilakukan setelah berpandangan, langsung berpelukan dan langsung mencium bibirnya. 2. Ciuman Membelok      Ciuman yang dilakukan setelah merangkul badan wanita dari belakang dan wanita membelokan kepala dan  berciuman. 3. Ciuman Diangkat     Berciuman bibir sambil berhadapan, pria mengangkat dagu wanita dan selanjutnya berciuman. 4.Ciuman Ditekan      Berciuman bibir sambil menekan, yang umumnya dilakukan bila wanita dalam posisi diatas atau lebih tinggi, pria dalam situasi demikian dapat melakukan sentuhan lembut pada daerah erotik wanita sehingga lebih mesra. 5. Ciuman melekat,   ...

variasi dan kelainan seksual

Dalam melakukan hubungan seks, terkadang terasa membosankan  atau monotone, hal itu dikarenakan beberapa faktor, salah satunya adalah kebiasan, kebanyakan orang melakukan hubungan seks hanya sekedar memasukan alat kelamin, tanpa pemanasan (foreplay), dan setelah selesai, ya sudah selesai begitu saja. Jika hal seperti itu terjadi secara terus menerus, tak jarang sang istri atau sang suami mengajukan gugatan cerai, sudah jelas dikatakan diatas bahwa hal itu disebabkan oleh kurangnya kepuasan seksual. maka dalam postingan kali ini akan mengangkat topik tentang variasi seksual dan kelainan seksual. Dalam hubungan seksualitas sangat jelas dibedakan antara hubungan seks normal dan abnormal, dan dan batasannya pun kontras, sehingga ada baiknya jika kita mengklasifikasikan tingkah laku seksual yang lazim dianggap normal kedalam 3 kelompok yaitu : Variasi yang masih dianggap dalam batas - batas normal gangguan yang bersifat normal dan mudah dipengaruhi Kelainan yang sifatnya lebih be...